Jumat, 22 Maret 2013

KEPRIBADIAN YANG SEHAT


            Maslow berpendapat bahwa seseorang akan memiliki kepribadian yang sehat apabila dia telah mampu mengaktualisasikan irinya secara penuh (self-actualizing person). Dia mengemukakan teori motivasi self-actualizing person dengan nama metamotivation, meta-needs, B-motivation, atau being values (kebutuhan untuk berkembang). Seseorang yang telah mampu mengaktualisasikan dirinya tidak termotivasi untuk mengejar sesuatu (tujuan) yang khusus, mereduksi ketegangan, atau memuaskan suatu kekurangan. Mereka secara menyeluruh tujuannya akan memperkaya, memperluas kehidupannya dan mengurangi ketegangan melalui berbagai macam pengalaman yang menantang.Dia berusaha untuk mengembangkan potensinya secara maksimal dengan memperhatikan lingkungannya. Dia juga berada dalam keadaan menjadi yaitu spontan, alami, dan senang mengekspresikan potensinya secara penuh.
            Sementara motivasi bagi orang yang tidak mampu mengaktualisasikan dirinya di beri nama D-motivation atau Deficiency. Tipe motivasi ini cenderung mengejar hal yang khusus untuk memenuhi kekurangan dalam dirinya seperti untuk memenuhi rasa lapar. Ini berarti bahwa kebutuhan khusus (lapar) untuk tujuan yang khusus (makanan) menghasilkan motivasi untuk memperoleh sesuatu yang dirasakannya kurang (mencari makanan). Motif ini tidak hanya berhubungan dengan kebutuhan fisiologis, tetapi juga rasa aman, cinta kasih, dan penghargaan.
            Terkait dengan meta-needs, Maslow selanjutnya mengatakan bahwa kegagalan dalam memuaskannya akan berdampak kurang baik bagi individu, sebab dapat menggagalkan pemuasan kebutuhan yang lainnya, dan juga melahirkan metapatologi yang dapat merintangi perkembangannya. Metapatologi merintangi self-actualizers untuk mengekspresikan, menggunakan, memenuhi potensinya, merasa tidak berdaya dan depresi. Individu tidak mampu mengidentifikasi sumber penyebab khusus dari masalah yang dihadapinya dan usaha untuk mengatasinya. Berikut ini dikemukakan mengenai ciri-ciri dari meta-needs dan metapatologis.
Ciri-Ciri Meta-needs dan Metapatologis
Meta-needs
Metapatologis
Sikap percaya
Tidak percaya, sinis, dan skeptic
Bijak dan baik
Benci dan memuakkan
Indah (estetis)
Vulgar dan mati rasa
Kesatuan (menyeluruh)
Disintegrasi
Enerjik dan optimis
Kehilangan semangat hidup, pasif, dan pesimis
Pasti
Kacau dan tidak dapat diprediksi
Lengkap
Tidak lengkap dan tidak tuntas
Adil dan altruis
Suka marah-marah, tidak adil dan egois
Berani
Rasa tidak aman dan memerlukan bantuan
Sederhana (simple)
Sangat kompleks dan membingungkan
Bertanggung jawab
Tidak bertanggung jawab
Penuh makna
Tidak tahu makna kehidupan, kehilangan harapan dan putus asa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar